Selasa, 13 Oktober 2015

Laki laki dan perempuan seksi

Di beberapa acara. Baik itu pernikahan atau si acara gathering karyawan suatu perusahaan. Saya seringkali disuguhkan penyanyi dangdut perempuan yang seksi. Dari segi suara sebenarnya kualitasnya pas pasan. Namun dari segi penampilan. Waaah jangan si tanya. Dengan baju yang super ketat dan super minim. Mereka bernyanyi sambil bergoyang di atas panggung. Yang notabene di tonton oleh semua umur. Tak terkecuali anak-anak.

Satu persatu lagu di suguhkan. Awalnya mereka sendiri yang bernyanyi. Pada lagu ke tiga, lambat laun mereka mengajak peserta untuk ikut ke panggung. Ada beberapa peserta perempuan yang bersedia naik ke panggung. Namun kebanyakan peserta laki laki yg mendominasi. Mulai dari bernyanyi sampai berjoged bersama. Mulai dari joged yang energik sampai yang seronok.

Pada acara pernikahan di suatu daerah di jawa barat. Malahan hal.ini seperti sebuah tradisi. Padahal mayoritas penduduknya adalah sesepuh desa. Disaat penyanyi berlenggak lenggok di pangung. Ia akan memanggil satu persatu laki laki yg ia kenal atau memanggil nama - nama hasil survey nya dengan sang empunya hajat. Bahkan ia pun akan memanggil nama nama tetamu yang datang dari jauh untuk naik ke pangung.

Di sesi inilah para lelaki pejoged akan memberi saweran pada penyanyi seksi tersebut. Mulai dari lembaran hijau, biru sampai merah.

Entah karena saya kurang gahol atau terlalu pencemburu. Saya kerap kali berantem dengan suami gegara namanya di panggil ke panggung. Atau jika tidak naik ke panggung pun, saweran harus tetap di berikan pada penyanyi tersebut dalam bentuk amplop. Ya.. memang sudah tradisinya seperti itu. Dan saweran di amplop dianggap sebagai bentuk sebuah penghormatan terhadap sohibul hajat. Di saat saya memasukkan uang ke dalam amplop, saya selalu bilang pada suami dengan mata yg mulai berkaca menahan amarah yang bergejolak. Sampai kapan pun saya gak akan ikhlas dengan satu rupiah pun yang dikeluarkan untuk perempuan itu. Hussyyy sadis nya...

Padahal setelah itu pun saya berfikir mungkin uang itu untuk biaya sekolah anaknya. Atau menambah untuk biaya hidupnya.

Pada acara gathering pun tak jauh berbeda. Peserta laki laki akan bernyanyi dan berjoget bersama. Energik sampai.seronok. jika.sudah asyik maka sang lelaki pun tak segan segan mengeluarkan lembaran biru dan merah dari dompetnya. Bisa dibayangkan.. sang anak yang sedang cerdas cerdasnya merekam semua yang ia lihat dan ia dengar. Melihat sosok ayah. Lelaki yang  menjadi imamnya berkelakuan seperti itu.

Miris sekali rasanya. Apalagi ketika melihat perempuan seksi itu joged berhadapan dengan laki-laki yang di tangannya terselip uang. Lalu ia kibar kibarkan uang tersebut di atas kepalanya. Tak lama di sambut antusias oleh sang perempuan. Sesak rasanya dada ini.

Membayangkan laki laki tersebut di rumahnya. Ketika anaknya meminta uang dua ribu rupiah untuk jajan. Sang ayah memarahinya. Dengan alasan jajan melulu. Atau ketika sang istri yang harus mengatur rupiah demi rupiah yang di dapat suaminya, agar cukup untuk satu bulan. Semuanya dilakukan demi cintanya pada suami yang sudah susah payah mencari nafkah. Padahal sang suami dengan mudahnya memberikan hasil perahan keringatnya sendiri kepada perempuan seksi tersebut. Sungguh ironis..

Dengan mengatasnamakan tradisi, semua ini seakan akan menjadi hal yang biasa. Tak ada beban moral yang terkorbankan. Mereka tak menyadari, kalau itu semua sedikit demi sedikit menggerogoti moralitas keluarga muslim. Hanya sekelumit orang termasuk saya sendiri yang merasa ini adalah masalah besar. Yang kelak akan memengaruhi akhlak suami dan anak anak sebagai penegak agama.

Tidak mengikuti tradisi tersebut mungkin salah satu cara saya untuk memutus mata rantai kebiasaan tersebut. Karena merobohkan pagar tradisi turun temurun tidaklah mudah. Apalagi sudah menyangkut sesepuh.seakan akan menjadi hal yang biasa. Tak ada beban moral yang terkorbankan. Mereka tak menyadari, kalau itu semua sedikit demi sedikit menggerogoti moralitas keluarga muslim. Hanya sekelumit orang termasuk saya sendiri yang merasa ini adalah masalah besar. Yang kelak akan memengaruhi akhlak suami dan anak anak sebagai penegak agama kelak.

Tidak mengikuti tradisi tersebut mungkin salah satu cara saya untuk memutus mata rantai kebiasaan tersebut. Karena merobohkan pagar tradisi turun temurun tidaklah mudah. Apalagi sudah menyangkut sesepuh.

Mendampingi dan memberikan penjelasan pada anak ketika ia.menonton hal tersebut. Memberi tahu bahwa seorang muslim yg baik.harus menjaga kehormatan nya. Jangan kan menebar syahwat, menampakkan aurat pun tidak boleh. Biarkan mereka saja yg seperti itu. Jika engkau telah.dewasa, jadilah.orang soleh yang bisa saling mengingatkan dalam kebaikan.
Aamin ya rabb..

Jumat, 28 Agustus 2015

Hanya pada Nya


Setiap orang mempunyai masalah sendiri - sendiri. Jika di pikirkan oleh sendiri, rasanya "akulah" yang paling berat masalahnya.

Berbagilah, dengan sahabat yang bisa menjaga rahasiamu. Berceritalah pada orang yang bisa membimbingmu. Membawamu pergi dari permasalahan dengan kedewasaan.

Tapi tetaplah berkeluh dan bersimpuh hanya pada-Nya. Karena hanya Dia yang Maha Tahu. Apa sebenarnya hikmah dibalik semua permasalahanmu.

#tetap semangat sahabat.
Allah selalu bersama kita.

#Juragan rangginang siap menemanimu. Selalu..

Selasa, 25 Agustus 2015

Selamat Pagi

Menjadi ibu rumah tangga sekaligus ibu bekerja, tidaklah mudah. Menyiapkan keperluan anak,.suami dan diri sendiri. Membagi pikiran dan perhatian. Membagi waktu sedemikian rupa.

Tetap semangat ya bunda.
Manfaatkan waktu yang sedikit untuk bercengkrama dengan keluarga.

#Juragan rangginang siap menemani kebersamaan anda dengan keluarga.

Selasa, 11 Agustus 2015

Memeriahkan suasana dengan Rangginang

Bingung mencari menu buat arisan? Atau perlu snack tambahan buat acara pengajian?

Taraaa.. ada Juragan Rangginang.
Jadi gak usah pusing cari ide. Hadirkan Rangginang aroma terasi, Rangginang aroma bawang atau Rangginang ketan hitam. Dijamin suasana tambah meriah.

Dengan tampilannya yang mekar merekah, apalagi ketika anda memulai krauk nya. Maka anda takkan bisa berhenti untuk terus mengunyaHnya.

Kres kres Juragan Rangginang memang gurih dan nagih.

Yuk intip di instagram : Juragan_Rangginang
Pin bb : 54D51BDA

Siap di antar

Berbaris rapi tidak hanya saat upacara saja. Juragan Rangginang pun disiplin berjajar, siap  untuk di antar ke pelanggan tercinta.

Selamat Pagi. Selamat menikmati indahnya hari bersama keluarga terkasih.

Jangan lupa, meriahkan acara keluarga anda dengan kres kres juragan Rangginang.

Sebungkus cuma 20 ribu.

Yu di order
Pin bb 54D51BDA

Minggu, 09 Agustus 2015

Rangginang siap santap

Bosan dengan makanan kota yang serba berlemak en menguras saku ? Kini saatnya anda mencoba menikmati kres kres yang satu ini.

Juragan Rangginang menyajikan Rangginang yang berbeda sensasi nya. Renyah hingga  kunyahan terakhir. Gurih dan nagih.

Membuat anda tak mau berhenti dan terus menyantapnya.

Silakan yang penasaran. Harganya murah meriah.
Per bungkus nya cuma 20 ribu (isi 11)
                                    30 ribu (isi 16)
Tambah ongkir ya..

Rangginang Mentah

Ready, Rangginang mentah rasa terasi dan ketan hitam. Tanpa dijemur, langsung digoreng. Hasilnya mekar, bisa buat sekompi.

Harga 15 ribu per bungkus
Tambah ongkir.